Pemkot Bekasi Izinkan Kembali Ojol Bawa Penumpang, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi oleh Pengemudi

- 15 Juli 2020, 11:22 WIB
PENGENDARA sepeda motor menggunakan pelengkap masker saat melintas di Jalan Laswi, Kota Bandung, Selasa, 3 Maret 2020. Penggunaan masker merupakan salah satu upaya warga dalam mencegah penularan Virus Corona (Covid-19) khususnya di ruang publik atau area terbuka.* /ARMIN ABDUL JABBAR/PR/

PR BANJAR - Covid-19 atau virus corona membuat pemerintah harus menerapkan kebijakan pembatasan sosial.

Sektor yang terdampak dari adanya kebijakan pembatasan sosial ini yakni ojek online (Ojol), hal ini lantaran para transpotasi daring tersebut tidak diperkenankan membawa penumpang selama pembatasan sosial tersebut.

Berbulan-bulan selama masa PSBB hanya bisa melayani permintaan pesan antar makanan dan barang, akhirnya ojek online di Kota Bekasi bisa mulai mengangkut penumpang.

Baca Juga: 3 Cara Menjaga Paru-Paru Tetap Kuat saat Beraktivitas Menggunakan Masker

Atas berbagai pertimbangan demi meningkatkan kembali perekonomian warga, Pemerintah Kota Bekasi mulai mengizinkan ojek online membawa penumpang.

“Harapannya agar perekonomian di Kota Bekasi bisa kembali bangkit dan pengemudi ojol bisa beraktivitas kembali, tentunya dengan adaptasi tatanan hidup baru di Kota Bekasi,” tutur Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi sebagaimana diberitakan oleh pikiranrakyat-karawang.com pada artikel yang berjudul Ojek Onlie di Kota Bekasi Bisa Angkut Penumpang, Pengemudi Wajib Kunjungi Pos Aman Secara Berkala.

loading...

Keputusan tersebut berawal dari laporan langsung para pengemudi ojek online kepada Wali Kota Bekasi melalui media sosialnya. Para pengemudi ojek online meminta agar layanan antar penumpang diaktifkan kembali demi mempertahankan kondisi finansial mereka.

Baca Juga: Covid-19 Bisa Menular Lewat Udara, Berikut Panduan Pencegahan Terbaru dari WHO

Setelah menggelar audiensi bersama pimpinan Gojek dan Grab Indonesia, Pemerintah Kota Bekasi menggelar acara peluncuran kembali layanan antar penumpang tersebut secara simbolik di Mega Bekasi.

Rahmat Effendi berpesan agar titik pemberhentian para pengemudi ojek online tidak menimbulkan kerumunan dan senantiasa mematuhi tata tertib berkendara dengan menerapkan protokol kesehatan saat membawa penumpang.

Halaman:

Editor: Billy Mulya Putra

Sumber: Pikiran Rakyat Karawang


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X