Marak Penyemprotan Disinfektan, WHO Angkat Bicara

- 15 Juli 2020, 12:40 WIB
Gerbang Disinfektan di Masjidil Haram dan Nabawi /Middle East Monitor/.*/Middle East Monitor

PR BANJAR - Covid-19 atau virus corona merupakan sebuah penyakit yang dapat menular lewat udara.

Untuk memutus rantai penyebaran virus tersebut diperlukan upaya yang cukup masif.

World Health Organization (WHO) memperingatkan kepada sejumlah negara bahwa penyemprotan disinfektan di ruang luar tidak dapat menghilangkan virus corona, bahkan dapat menimbulkan risiko kesehatan.

Baca Juga: Diperlukan saat Masa Pandemi Virus Corona, Berikut Sederet Manfaat VCO

Dalam sebuah dokumen tentang membersihkan dan mendisinfeksi permukaan sebagai bagian dari respons terhadap virus, WHO mengatakan penyemprotan bisa jadi tidak efektif lagi.

"Penyemprotan atau pengasapan ruang luar seperti jalan-jalan, pasar tidak disarankan akan membunuh virus Covid-19," kata WHO sebagaimana diberitakan oleh pikiranrakyat-bekasi.com pada artikel yang berjudul Masih Marak Penyemprotan Disinfektan, WHO: Tidak Efektif dan Berbahaya untuk Manusia.

loading...

Bahkan dengan tidak adanya bahan organik, kata WHO, penyemprotan kimia tidak mungkin cukup untuk menutupi semua permukaan selama durasi waktu kontak yang diperlukan yang mana diperlukan untuk menonaktifkan patogen.

Baca Juga: Kerap Cemas saat Terima Informasi Soal Covid-19, Ini Kata Dokter Psikomatik

WHO mengatakan bahwa jalan dan trotoar tidak dianggap sebagai "reservoir infeksi" Covid-19. Menambahkan bahwa penyemprotan disinfektan dapat menimbulkan "bahaya bagi kesehatan manusia".

Dalam dokumen tersebut juga menekankan bahwa menyemprot pada tiap individu dengan disinfektan "tidak direkomendasikan dalam keadaan apa pun".

Halaman:

Editor: Billy Mulya Putra

Sumber: Pikiran Rakyat Bekasi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X