Curi Dokumen Swakemudi, Mantan Insinyur Google Dipenjara 18 Bulan

- 7 Agustus 2020, 15:56 WIB
ilustrasi hacker (Pikiran Rakyat)
ilustrasi hacker (Pikiran Rakyat) /

PR BANJAR – Teknologi transportasi saat ini terus mengalami perkembangan yang cukup siginifikan.

Bahkan, sejumlah perusahaan produsen otomotif saat ini tengah mengembangkan teknologi swakemudi.

Namun, persaingan produksi kendaraan swakemudi antarproduen otomotif saat ini semakin ketat yang berpotensi berujung kecurangan.

Baca Juga: 542 Peserta Didik Tingkat SD dan SMP Tak Mampu Lakukan PJJ, Pemkot Jambi Fasilitasi Luring

Berdasarkan laporan terbaru yang dikutip oleh pikiranrakyat-banjar.com dari Kantor Berita Antara mantan insinyur Google, Anthony Levandowski dijebloskan ke penjara selama 18 bulan lantaran mencuri rahasia dagang Google terkait mobil swakemudi.

Kasus itu terjadi sebelum Anthony Levandowski menjabat sebagai Kepala Divisi di UBER pada tahun 2016 silam.

Hakim di San Francisco, Amerika Serikat (AS) William Alsup mengatakan bahwa hukuman kepada Levandowski telah dijatuhkan pada Selasa, 4 Agustus waktu setempat.

Baca Juga: Dokter Forensik: Caroline Flack Bunuh Diri karena Takut Tuntutan Pengadilan

Namun, penahanan akan dilakukan setelah pandemi Covid-19 mereda.

Hakim berusia 75 tahun yang beberapa kali menangani sengketa dagang dalam industri teknologi itu menyebut kasus Levandowski sebagai kejahatan rahasia dagang terbesar yang pernah ditanganinya.

Halaman:

Editor: Billy Mulya Putra

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X