542 Peserta Didik Tingkat SD dan SMP Tak Mampu Lakukan PJJ, Pemkot Jambi Fasilitasi Luring

- 7 Agustus 2020, 15:25 WIB
Ilustrasi belajar di sekolah saat pandemi
Ilustrasi belajar di sekolah saat pandemi /Pikiran-Rakyat.com/Ahmad Rayadie

PR BANJARCovid-19 atau virus corona hingga saat ini masih melanda mayoritas wilayah Indonesia.

Covid-19 merupakan salah satu penyakit yang dapat menular lewat udara.

Covid-19 juga membuat sejumlah aktivitas sehari-hari harus dilakukan di rumah dengan bantuan teknologi.

Baca Juga: Dokter Forensik: Caroline Flack Bunuh Diri karena Takut Tuntutan Pengadilan

Pemerintah melalui Kemendikbud mulai melaksanakan metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Namun dalam pelaksanaannya masih terdapat kelompok siswa yang belum mampu untuk melaksanakan metode PJJ itu.

Terbaru, Pemerintah Kota Jambi, Provinsi Jambi memfasilitasi peserta didik yang tidak mampu untuk melakukan PJJ agar melakukan metode pembelajaran luar jaringan (luring).

Baca Juga: Johnny G Plate Sebut Sektor TIK Berikan Kontribusi Positif di Tengah Pandemi

"Selama dua pekan ke depan kita prioritaskan peserta didik untuk belajar secara dalam jaringan (daring) namun peserta didik yang tidak mampu difasilitasi untuk belajar secara luar jaringan (luring) di sekolah-sekolah," kata Wakil Wali Kota Jambi Maulana seperti dikutip oleh pikiranrakyat-banjar.com dari Kantor Berita Antara.

Pada tahun ajaran baru 2020/2021, Pemkot Jambi melakukan uji coba untuk melaksanakan pembelajaran secara lurung pada sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP), dimana uji coba tersebut dilaksanakan dengan persetujuan wali murid.

Halaman:

Editor: Billy Mulya Putra

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X